[ad_1]
Dalam hal menyimpan makanan, melakukannya dengan benar sangatlah penting karena penempatan yang tidak tepat dapat menyebabkan penyakit. Sekalipun semuanya disimpan di lemari es Anda, penataan makanan secara diam-diam dapat menyebarkan bakteri berbahaya dan mencemari semua makanan yang Anda konsumsi.
Pakar dapur di Plumbworld telah menyoroti bahwa kesalahan kecil sekalipun saat mengatur lemari es Anda dapat mengakibatkan E. coli, Salmonella, dan Campylobacter, yang selanjutnya dapat menyebabkan keracunan makanan.
Risiko ini bisa berasal dari kesalahan dapur sederhana: menyimpan daging mentah di rak paling atas. Bahkan kemasan yang tertutup rapat pun dapat membocorkan sedikit jus yang menetes ke makanan di bawahnya, sehingga menyebabkan kontaminasi.
Meskipun banyak yang percaya bahwa kontaminasi hanya timbul dari makanan yang kurang matang, risiko sebenarnya sudah dimulai jauh sebelum proses memasak dimulai. Penelitian terbaru menemukan bahwa bagian luar kemasan daging mentah pun dapat menampung bakteri berbahaya.
Dalam studi komprehensif yang dilakukan oleh Badan Perlindungan Kesehatan dan diterbitkan dalam Journal of Food Protection, 3.662 sampel daging mentah yang dikemas diuji untuk menentukan tingkat kontaminasi pada kemasan luarnya, yaitu bagian yang ditangani orang saat membongkar atau menata ulang lemari es, lapor The Mirror.
Salmonella terdeteksi pada dua sampel, sementara lebih dari 1% kemasan, terutama dari ayam dan unggas buruan, menunjukkan tanda-tanda Campylobacter.
Jejak E.coli, bakteri yang terkait dengan kontaminasi tinja, ditemukan pada sekitar 4% kemasan.
Saat mengatur lemari es, mudah untuk mengabaikan potensi kontaminasi, namun ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk meminimalkan risiko kesehatan.
Simpan daging mentah, unggas, dan ikan di rak paling bawah dalam wadah atau piring yang tertutup rapat dan anti bocor, dan letakkan makanan siap saji dan sisa makanan di tempat yang lebih tinggi untuk menghindari cipratan atau tetesan. Reorganisasi sederhana ini dapat mengurangi kontaminasi silang secara signifikan.
Penting juga untuk membersihkan lemari es Anda secara teratur, pastikan untuk segera membersihkan tumpahan apa pun dengan air sabun hangat atau semprotan antibakteri yang aman untuk makanan.
Disarankan untuk membersihkan lemari es Anda secara mendalam setiap beberapa minggu dan menjaga suhu di bawah 41°F karena membantu mencegah pertumbuhan bakteri.
Penggunaan kain pembersih terpisah untuk area mentah dan matang, baik di lemari es maupun di seluruh dapur, juga disarankan untuk mencegah penyebaran bakteri.
Rak yang terlalu padat dapat menghalangi aliran udara, menciptakan titik hangat yang dapat mempercepat pertumbuhan bakteri, jadi pastikan untuk tidak mengisi lemari es terlalu penuh dan menyisakan ruang kosong.
Saat menyimpan belanjaan Anda, berhati-hatilah saat menangani daging mentah. Para ahli merekomendasikan untuk mencuci tangan secara menyeluruh setelah menyimpan bahan makanan di lemari es.
[ad_2]
Pakar keamanan pangan memperingatkan E.coli memicu kesalahan lemari es – Kesehatan – Berita